
Kehidupan dikampung yang penuh dengan warna kesederhanaan yang mengajari aku hidup .Suasana alam yang masih alami ,udara sejuk yang belum tercemar dan jauh dari kebisingan ,suasana kekeluargaan serta solidaritas (gotong royong) yang selalu terlihat dalam kehidupan di kampungku.Walaupun hanya berharap panenan padi ,jagung ,kedelai tapi warga dikampungku selalu tersenyum dan bekerja keras melawan panasnya terik matahari serta lumpur sawah.
Di era tahun 1992 mulai masuk listrik yang suasana tambah gemerlap lampu yang menghiasi pojokan rumah warga walaupun hanya 2,5-10 watt .Sebelum masuknya listrik hanya lampu teplok dan petromak yang berbahan bakar minyak tanah sebagai penerang yang kadang meninggalkan bekas hitam didinding karena asap lampu.
Bersama teman aku bermain layangan ,bola,main petak umpet,kelereng,mencari jangkrik ,gangsing dll,yang penting kita senang.Pada waktu bulan purnama apalagi waktu malam minggu ,bersama temen kita ngumpul main rame –rame sehingga menambah hidup suasana.Jika ada keramain misalnya ada pagelaran kuda lumping ,wayang kulit ,layar tancep,dangdut ,Aku selalu nonton bersama temen-temenku, terkadang nekat nonton menggunakan sepeda ontel ,jalan kaki rame-rame.
Kenangan tinggal kenangan ,tetapi ada sebuah pelajaran hidup yang berarti yang bisa buat cerita buat anak cucu kita pada waktu kecil .Masa kecil adalah bagian bait-bait perjalanan tersendiri yang melintasi kehidupan kita yang tak seorang pun bisa menghapus perjalanan sejarah kita .Ada sesuatu yang hidup pasti akan ada kehidupan,dalam kehidupan ada sejarah ,Maka ukirlah sejarah hidup dengan sesautu yang bernilai dan berarti serta membawa manfaat...(Ngabei Blog/Yanto)
0 komentar